Hamdan dan Cerita Medan

3 comments
"Ternyata Menikah Muda Ajarkan Diri Menghargai Hidup" adalah sebuah artikel dari www.ceritamedan.com yang tanpa sengaja di baca Hamdan. Hamdan masih 18 tahun dan baru saja tamat sekolah menengah atas (SMA). Akan tetapi dia sudah yakin ingin menikahi seorang teman sekolahnya bernama Halimah. 

Halimah berkulit hitam manis, berhijab syari dan selalu gembira dimana pun berada. Hamdan jatuh cinta saat pertama kali melihat halimah tidak membuka kaus kakinya saat belajar menanam sawah kegiatan study tour sekolah mereka. Sesekali hamdan jusa sering melihat halimah selalu menjaga wudhunnya. Ayah halimah adalah salah seorang pengusaha beras terhebat di desanya. Abangnya halimah mewarisi bakat ayahnya dan menjadi pengusaha sawit di kampung sebelah. Sedangkan ibunya dalah ibu rumah tangga.

Hamdan juga seorang yang taat. Ia selalu menjaga wudhunya, rajin sholat berjamaah ke mesjid, dan juga sering melakukan sunnah nabi. Perbedaan hamdan halimah yang sangat besar adalah ayah dari hamdan hanyalah seorang tukang becak yang bekerja di pajak peringgan.

Keberanian Hamdan Melamar

Hamdan siap melamar halimah hari itu, dengan baju terbaik yang ia pun mendatangi rumah Halimah. Sontak keluarga Halimah kaget dengan kedatangan Hamdan yang ingin melamar. Wajah ayah halimah memerah kesal dengan keberanian hamdan datang untuk melamar. Ayahnya pun menyerahkan keputusan awal pada anak bungsunya tersebut. Ternyata selama ini Halimah juga sangat mengagumi hamdan sehingga menyetujui lamaran tersebut. Sontak Ayah Halimah semakin kesal dan pada akhirnya memberikan syarat.

Syarat Pernikahan

Ayah Halimah memutar otak agar anaknya tidak menikah dengan orang tidak mampu. "Saya memberikan syarat kepadamu hamdan jika kamu tidak bisa sukses dalam 10 tahun maka kamu harus berani menceraikan Halimah"katanya. Dengan berani dan sedikit ragu akhirnya hamdan pun penyetujui syarat tersebut.

Pernikahan 

Becak kesayangan ayah hamdan di jual demi melakukan pernikahan hamdan dan untuk sewa rumahnya setelah menikah. Hanya cukup 3 bulan untuk menutup sewa rumah dari uang becak tersebut. "Beberapa Pertimbangan Sebelum memutuskan menjadi Pengusaha"  adalah artikel yang di baca oleh Hamdan dari cerita medan sehingga akhrinya untuk menghidupi keluarganya Ia memutuskan menadi pengusaha roti. 

Perjuangan 

Pada awalnya hamdan hanya  menjual  roti dari sebuah perusahaan untuk menutupi kebutuhan harian. Namanya juga usaha kadang lama kelamaan hari berganti akhirnya hamdan paham dan tahu cara membuat roti yang baik. Akhirnya hamdan memberanikan diri membuat roti dengan kreasinya sendiri. Roti hamdan terkenal lembut dan sangat enak dan pada akhirnya hamdan bisa membeli rumah dan membangun pabri roti sendiri hanya dalam waktu 5 tahun.

Pabrik Roti

Hamdan kini bisa membeli mobil mewah untuk keluarganya. Ayah Halimah pun mulai luluh kepada Hamdan. Terlebih lagi Hamdan dan Halimah sudah memberikan sepasang cucu untuk mereka. Hampir setiap weekend anak anak-anak Hamdan berkunjung ke rumah kakek mereka. dan ayah hamdan pun kini tinggal bersama Hamdan dan Halimah. 

Sehari Sebelum 10 Tahun

Malam sebelum sehari sebelum di tetapkannya waktu 10 tahun tiba-tiba pabrik hamdan yang berada tepat di samping rumahnya terbakar. Kebakaran Juga sampai pada rumah hamdan dan mengahncurkan segalanya termasuk mobil mahalnya. Seluruh keluarga hamdan selamat dari kebakaran kecuali ayahnya hamdan yang terjebak di dalam rumah.

Hari Perjanjian 10 Tahun Lalu

Dengan tertunduk lemas hamdan pun mendatangi rumah ayah Halimah. Pasrah yang terlihat di wajah hamdan, kini ia bukan menjadi orang yang sukses lagi. Dengan berat hati hamdan menceraikan Halimah. Keuda anak mereka di bawa oleh Halimah.

Hamdan Sendiri

Tanpa istrinya dan anak-anaknya yang sangat ia cintai hamdan hampir saja stress, Di tambah lagi ia juga baru saja kehilangan ayahnya. 6 bulan berlalu dalam kelarutan dan kesedihan mendalam. pada akhrinya kesendirian hamdan terobati dengan mengikuti banyak event medan. Setelah itu Hamdan kembali memulai usaha rotinya lagi mulai dari 0. 

Kabar Datang

Sore itu satu tahun setelah kejadian kebakaran, Seperti biasa Hamdan rajin membaca berita online cerita medan adalah referensi berita Hamdan Selama ini. Hamdan terkejut Melihat mantan abang iparnya tertangkap polisi, ternyata kebakaran pabriknya bukan terbakar melainkan di bakar oleh abang iparnya tersebut. 

Malam harinya Halimah dan Ayahnya datang ke rumah hamdan. Ayah halimah sangat menyesal kejadian 10 tahun lalu ternyata di akibatkan oleh abangnya Halimah. Pada akhirnya hamdan dan halimah pun menikah kembali dan bahagia selamanya. Hamdan juga mendatangi kantor cerita medan untuk berterimakasih karena selama ini menjadi sumber inspirasi hidupnya.

NB : cerita di atas hanya fiksi belaka 

Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

3 comments

  1. Dibuai awak sama cerita fiksinya ah. Awak pun dulu maunya nikah muda, tapi cemanalah ya kan. Lom rezeki kemarin itu. Dan sekarang masih merasa muda juga ini sampek sekarang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. komen bang wahyu ini nambah semangat aja, semoga di segerakan bang nikahnya :D

      Delete
  2. "Ayah halimah sangat menyesal kejadian 10 tahun lalu", bukannya kebakarannya 1 tahun yang lalu ya? 10 tahun yang lalu kan mereka menikah :p

    ReplyDelete

Powered by Blogger.