"Ini warna merah" lanjutnya sambil menunjuk bagian bantal berwarna merah.
"Kalau ini lila?" aku menggambil boneka dan menunjuk ke arah bagian boneka tersebut.
"Hidung"
"Kalau ini ?" Menunjuk ke arah mata boneka.
"Mata!"
"Kalau ini? " menunjuk ke arah kuping.
Lila terdiam, munkin dia berfikir apa yah kemarin yang umi bilang, lila lupa deh.
---
Tiga puluh detik berlalu lila masih berfikir apa nama bagian tubuh tersebut. Muncul sebuah ide, karena uminya lila sering heran kenapa lila terkadang ngomong bahasa minang, padahal lila tinggal di Jakarta akhirnya pale'nya memberikan kosa kata minang baru buat lila.
"Talingo!" memberikan contoh.
"Talingo!" kemudian umi lila lewat depan kamar.
"Apa nak? talingo ?!!" sambil masuk kamar umi lila ngmong dengan nanda histeris.
"Kok bisalah nak ngomong bahasa minang?"
lila terdiam, pakle'nya ketawa sampai sakit perut. Maafkan pakle' ya lila dan uminya :D
Medan, 25 Juni 2016

0 comments
Post a Comment