Showing posts with label Traveling. Show all posts
Showing posts with label Traveling. Show all posts

"Bang aliiim, ini tante nong mau ngomong!"
sebuah telepon dari salah satu tante favoritku.


"Ya ada apa tante?"
"Tanggal 3 nanti sampai tanggal 5 alem nggak ada acarakan? Ikut sama tente yuk ke Pekanbaru"
"Nggak ada tante, ok salim ikut"
"Nanti kita pergi sama Baim juga"
"Siap Tante"
...

Pagi ini aku akan naik pesawatke kota yang nggak pernah jadi lama yaitu Pekanbaru, karena namanya selalu baru. Seperti kebanyakan orang kami memilih pesawat denga budget terrendah hari itu. Ya, tentu saja dengan maskapai yang udah pasti delay dan akan aneh jika tidak dilay. Tidak usah di jelaskan maskapai apa, setiap orang Indonesia pasti kenal maskapai ini. 

Sudah menjadi hal yang di maklumi untuk fasilitas maskapai ini, tapi kali ini bukan hanya maskapainya yang menyebalkan penumpangnya juga. Jam terbang yang tinggi oleh tante nong membuat kami di letakan di tengah atau di depan. Jam terbang maksudnya benar-benar jam terbang di pesawat udara. Saat check in tante nong sudah memastikan kami tidak duduk di belakang, namun kami dapat bangku yang sedikit terpisah oleh jalan orang di dalam kabin pesawat. Saat itu bangku pesawa dalam satu baris ada 6 dan di tandai oleh huruf A,B, C, D, E, F. Kami mendapatkan bangku C, D, E, dan naasnya aku dapet bangku C. 

Siang hari yang cukup terik untuk naik ke kabin pesawat setelah turun dari bus yang juga pendnginya tidak terasa. kami menaiki pesawat dan mulai mencari nomor bangku. sam[ai lah ke bangku nomor 23, nomor bangku kami. Aku melihat ke sebalah kanan dua bangku kosong pada posisi D dan E. Kemudaian Hal yang terjadi di bangku C sudah ada orang. Mungkin orang yang duduk di bangku C ini nggak pandai baca. Aku danteante terdiam beberapa saat, sembari di dalam hati semoga tante menegur orang tersebut agar pindah. Namun yang di harapkan tidak terjadi.

Untuk penumpang pesawat baru duduk dekat Jendela adalah hal yang menyenangkan, tapi tidak kalau sudah tau kalau duduk dekat jendela dengan pesawat ekomomi susah untuk ke kamar kecil. Dan anehnya penumpang yang sudah salah duduk ini sepertinya sedikit ketakutan untuk di tegur. Beberapa saat aku menunggu dia sadar dan malu tapi dia tetap bersikeras mau duduk di situ. Akhirnya aku pun menaruh tasku ke atas kemudian siap menerobos kaki-kaki penumpang pencuri tempat duduk ini.

Dengan kecewa aku mulai menghadap depan pesawat dan menerobos kaki-kaki besar ini. Aku menerobos kaki-kaki mereka tidak dengan menghadap mereka, melainkan membelakangi mereka. Smebari berjuang sempit-sempitan tanpa sengaja ternyata aku sudah membelakangi mereka dengan bagian pant*t pas di depan muka mereka. Terasa sedikit lega di dalam hati bisa membalas walau tak sempurna. Awalnya ingin cepat-cepat masuk melewati mereka dan duduk dengan tenang, namun karena Kebaikanku aku perlamat masuk agar mereka merasakan pemandangan indah lebih lama, Opsss.



Read More
Sebelum membaca part 2 lebih baik membaca part 1 terlebih dahulu.

Lokasi Air Terjun terdapat di tengah pulau sabang sedikit keatas. Lokasi ini masuk melalui jalan kecil yang bertulikskan air terjun, namun tulisan tersebut hanya terbuat dari papan dan hanya bisa di lihat jika kita benar-benar memperhatikannya. Jika bertujuan mau ke tempat ini alangkah baiknya bertanya kepada penduduk sekitar jika kita ragu. Setelah masuk di dalam terdapat tempat parkir sepeda motor. dari tempat parkir sepedamotor tersebut kita harus berjalan kembali lebih kurang 2 kilometer. Jalan memasukin Air terjun ini adalah jalan hutan, jadi menurut  saya lebih baik  membawa balita atau orang tua yang sulit berjalan. Di Lokasi Air Terjun ini kita dapat berenang dengan air tawar. Jadi kalau bosen minum air asin lumayan lah minum air tawar di air terjun ini.

Danau terdapat di tengah-tengah pulau sabang. sebelum memasuki danau terdapat beberapa kolam pancing yang di gunakan khusus untuk memancing. Sayangnya sepertinya turis tidak bisa berenang di dalam danau. Selain airnya keruh aku juga melihat beberapa sampah plastik di pinggiran danau, sehingga kami memutuskan hanya melihat-lihat berfoto di danau tersebut. Seprtinya di danau tersebut terdapat juga penyewaan sampan kecil untuk keliling-keliling danau. Mami datang terlu pagi senigga belum ada penjaganya. 


Lokasi Vulcano terdapat di sekitar selatan pulau sabang. Memasuki Lokasi ini terdapat sedikit hutan namun memiliki jalan yang terbuat dai cornblok. Setelah lebih kurang 500 meter baru terdapat bebatuan vulcano. Kami berjalan sampai kira-kira 2 kilometer kemudian memutuskan kembali karena hanya melihat bebatuan yang sama. jalanan pada saat bebatuan vulcano tidak rata dan banyak batu-batu kecil jadi tidak aku rasankan untuk membawa anak kecil atau orang tua yang sudah susah berjalan.

Benteng Jepang adalah bangunan peninggalan jepan. Di Benteng jepang adalah tempat yang bagus untu mengambil potret gambar laut. Kita juga bisa naik keatas Benteng tersebut untuk berfoto dari atas ketinggian dengan background lautan biru. Terdapat banyak gua-guakecil di daerah tersebut.

Kilometer 0 adalah tempat yang sudah banyak orang tau dan tidak kesabang kalu tidak datang kesini. Ingat sebelum ke Lokasi ini bagi yang tidak makan tanpa nasi sangat di sarankan membeli nasi dahuulu di kota. Karena di kilometer 0 tidak terdapat orang yang menjual nasi. Tapi jika kuat hanya makan mie Aceh atau Indomie di sana terdapat penjualnya. Di Kilometer 0 ini terdapat orang yang bisa membuatkan sertifikat telah mengunjungi Kilometer 0 Indonesia. dengan sertifikat seharga 25 ribu rupiah. Untuk berfoto sangat susah kalau kita menginginkan tanpa orang lain. Karena kami datang pada masa liburan orang silih berganti berfoto di lokasi ini, walaupun cuaca sangat terik.  di sini terdapat juga tugu 0 kilometer, sayang pada saat saya ke situ tugu sedang di renovasi.


Tempat ter asik di sabang adalah pantai iboih dan pulau Rubiah. Iboih adalah pantai yang paling banyak pengunjungnya. Juga terdapat banyak penginapan di sekitaran pantai. Di pantai iboih terdapat orang yang memberikan paket diving. Paket diving ini termasuk di dalamnya menyebrang ke Pulau Rubiah, dimana Pulau Rubiah adalah lokasi diving yang memiliki banyak terumbu karang dan juga ikan. Kita juga dapat menawar kepada penyedia jasa diving, kami mendapatkan paket 500 ribu menyelam, menyebrang pulau, guide (lupa sebutannya apa orang yang ngantarin sampai lokasi menyelam yang bagus, dan bisa di suruh foto2 dalam air), kamera tahan air dan perlengkapan diving untuk 4 orang.

Untuk penginapan kalau bener-bener ingin biasaya murah carilah penginapan di kota. Tapi kalau untuk menikmati pantai lebih baik ke Iboih. Di tengah kota juga terdapat tempat makan terbuka (tidak pakai atap dan banyak jenis makanan dari banyak jenis pedangan makanan) pada malam hari. dan saya sangat sarankan Jangan lupa beli kopi di aceh.

Semoga blog ini dapat membantu untuk kalian yang ini jalan-jalan ke Pulau Sabang atau warga setempat lebih suka menyebutnya pulau weh. Kalau ada hal yang terlupa akan saya lanjutkan di part 3

---

NB : Perjalanan ini di lakukan 2015, mungkin harga sudah berubah ketika Pembaca ke sana.

Read More

Tiket bus Medan menuju sabang belum terbeli juga. Besok hari kami akan melaksanakan perjalanan liburan. Aku, ojan adik ku dan kedua sahabatku Bana dan Vicky. Sabang adalah pulau yang sudahlama aku ingin kunjungin, namun karena kurangnya dana dan waktu membuatku menunggu begitu lama untuk berangkat ke sana. Kami emrencanakan pergi ke Sabang secara tiba-tiba seminggu sebelum kami berangkat. Pada awalnya kami berniat untuk merental sebuah mobil untuk di bawa ke sabang. Tapi apa daya mobil tak kunjung dapat karena waktu yang mendesak dan musim liburan.

Kami berangkat pada libur Hari Raya Idul Fitri, jelas saja mobil rental banyak yang sudah penuh terpakai. Pada awalnya ada enam orang yang akan berangkat, tapi apa daya kesibukan tiba-tiba menghampiri kedua temanku yang lainnya.

Pagi itu jam 7 aku buru-buru kel.uar rumahku untuk mencek harga tiket medan Banda Aceh. Seblum menuju Pulau Sabang Kita harus ke Kota Banda Aceh dan menyeberang dari sana. Sebelumnya aku udah mendapat sebuah informasi dari teman yang orang Aceh nambun Bukan Banda aceh, dila namanya. Dila mengatakan harga tiket normal Medan ke Banda Aceh adalah 150 ribu, sehingga dia prediksi waktu liburan seperti ini sebesar 180 ribu. Tapi setelah saya cek, di hari mau berangkat, ternyata rata-rata tiket murah habis, dan kami terpaksa membeli tiket dengan harga 215 ribu. Dengan harga segitu kami mendapatkan satu kelas di atas tiket termurah di hari libur.


Perjalanan kamilakukan di malam hari sehingga sepanjang perjalanan kami hanya tidur saja. Kami tiba di Banda Aceh jam 9 pagi. Di Stasiun Banda Aceh sudah menunggu para tukang becak, rental taxi, dan calo-calonya. Mereka langsung memaksa untuk naik kendaraan dengan mereka. Pelajaran dari traveling sebelumnya, jangan pernah mau untuk mengambil keputusan terburu-buru. Kami mencoba membandingkan semua harga yang mereka tawarkan. Akhirnya kami memutuskan untuk naik taxi rental dengan harga 60 ribu, karena penawarasn pada waktu itu tukang becak menawarkan 30 ribu dan mereka ingin kami naik dua becak.

Sesampainya di pelabuhan Ulee Lheu (jujur nggak tau carabacanya gimana), kelaparan pun menghampiri kami. Di pelauhan terdapat orang yang berjaulan nasi di bungkus daun, dan kami tidak berani membelinya. kami lebih memilih memakan sebuah roti yang kami beli di Indoma*et malam sebelumnya.

Hari itu entah kami tidak tahu atau mungkin memang tidak ada penyebrangan kapal lambat di pagi hari. Kami melihat banyak yang antri di tiket kapal lambat, namun loket tetap tutup padahal sudah jadwalnya berangkat. Pada akhirnya kami memilih kapal cepat. Dengan harga tiket 80 ribu per orang sekali jalan, di dalam Kapal Cepat kami tetap harus desak-desakan. 

Sudah menjadi kebiasaaan di Indonesia sepertinya setiap kali kita turun dari sebuah kendaraan jarak jauh, pasti akan ada calo atau orang yang menawarkan kendaraan untuk mencapai tujuan. Belum apa-apa tukang becak menghampiriku untuk menanyakan mau kemana dan dia menawarkan paket jalan2 keliling sabang. Syukurnya Bana memiliki Sebuah Info kalau ke sabang cari dulu pusat Informasi untuk minta buku tur guide. Setelah medapat buku tersebut, kami baru berfikir untuk kendaraan. Tepat beberapa meter kami di tawari dengan rental sepedamotor. Karena kami ingin bebas memilih tempat yang mana kami mau dahulukan untuk di kunjungi kami memilih kendaraan ini. 100 ribu Perkendaraan 24 jam, dan 12 jam di hitung setengah hari. Ada juga rental mobil, tapi sepertinya untuk 4 orang kami lebih memilih sepedamotor.

Terdapat sebuah SPBU di dekat pelabuhan dan hanya satu-satunya di sabang. Jadi alangkah baiknya kita mengisi full bahan bakar kendaraan kita di situ. Pantai Sumur Tiga adalah tujuan awal kami. Subahannalah memang pantai di sabang ini sangat indah. Air yang berwarna biru muda, pasir putih dan matahasi yang cerah menunjukan seberapa besar ciptaan Allah.
Ada banyak pantai di pulau sabang ini, dan semuanya bebas di masuki tanpa di pungut biaya lagi, yah paling biasaya parkir. Karena pantai banyak kami melihat buku panduan wisata Sabang, kami memilih object wisata lain di Sabang terlebih dahulu baru ke pantai lagi. Terdapat air terjun, danau, Pegunanungan batu Volcano, Goa Jepang, kilometer 0 dan Hot Spring yang bisa di kunjungi dan jarang wisatawan ke tempat-tempat tersebut. Bahkan sepupu saya heran ada air terjun di sabang sedangkan dia kesana tidak tahu padahal dia orang aceh. Hot Spring mungkin satu-satunya tempat wisata di sana yang tidak kami kunjungi, tempatnya susah di temukan di selatan Pulau Sabang dan sedikit penduduk yang berlalulalang di daerah tersebut.

---

NB : Perjalanan ini di lakukan 2015, mungkin harga sudah berubah ketika Pembaca ke sana.
Read More
Yah hari ini gue berangkat lagi ke bandung, namun kali ini sendiri an kalau dulu bareng satria seru di pesawat aja cerita2 sama orang yang hebat, eh kali ini jangankan orang hebat di sebelah gue ini bule, bukannya nggak pande bacakap bahasa orang ni tapi males aja, masaan dia pake sarung di kepala, cembetol aja dah kayak inang2 di pajak pajak, cman bagusan lagi inang2 dari pada ni bule, ni bule pake sarung di kepalanya kagak jelas gitu bentuknya, inang2 pakai sarung di kepala agak rapi sikit, ni bule kacau bener pakai sarung di kepala, atau jangan2 dia nyimpan narkoba di kepala biar nggak ketahuan kali yah ?

Kalau gue jadi pihak bandara dah gue gledah ni bule, apalagi sarung nya itu, kalau kelen pikir kok nggak sok sok aja gue akrab sama niii bule , ngitung2 belajar bahasa inggris, gue mah oggggaaaahhhh, target gue tuh bahasa indonesia jadi bahasa internasional, tapi nggak nggak dengan jalan menjajah ke seluruh negara di dunia dulu kayak inggris, lagian gue males ngomong sama bule jangan2 dia misionaris yang di kirim ke bandung karena pasangan pak ahmad hetiawan dan dedi mizwar menang, pulaan kan bagian yang paling di takuti makhluk2 misionaris dan agen2 konspirasi itu partai gue PKS, pasti agak kacau nii para yahudi jabar yang menang itu orang pks, banyak yang aneh2 dari mulai naik pesawat tadi emang, ada cewek cman pakai tengtop, kenal pulak tuh sama seluruh awak ni pesawar, di kiranya dah cantik kali pakai tangtop dengan muka agak di.make up, ilfil gue, nenggoknya aja jijik banget, tapi ada juga kru pesawat air asia ini pakai kacamata berjilbab pas di bandara polonia tadi, yang kayak beginian yang buat meleh sih, yrus tau nggak ada lagi ibu2 gue baru masuk ke bandar eh dilihatnya tiket gue air asia, eh dia ngomong " aor asia dek ?" ku jawab "iya bu" teus dia sotoy " itu ambil kuehnya di situ" buseeetttt dikiranya awak naek pesawat sama dia ke surabaya, sotoy bener nih ibu2.

Sok baek awak jawab "bukan bu saya ke bandung" terus dia diem dan sepertinya purak2 nggak kebal, kalah malu kali yah hehhe,,, ussstttt kalau ummi di giniin gimana lo lem dasar, eh gue kok tau pesawat ke surabaya itu delay , iya sebelum2 gue agak denger2 sikit tetntang pesawat air asia yang ke sirabaya delai, iji untuk kedua kalinya gue naik pesawat pp sendirian kemaren pertama kali ke jakarta dan buat nilai mid semester gue hacur bener, hahaha gara2 ada panggilan tugas dari bu delisma, dasar ibu itu nggak tau apa kalau gue ujian hedeeehhhhh, dan besok di bandung gue belum ada rencana sih hehehe, tapi untungnya bang yudha pindah ke bandung juga, jadi mungkin 10 hari kedepan jalan2 ke jogja bisa tercapai juga sepertinya, gue kira bakalan full ikut anak 2 studek aja nih, dahlah yang studek banyakan cewek, isinya pak zuardi pulak.lagi heheh, udah dulu deh untuk yang ini kayaknya pesawatnya guncang2 banyak batu di sini jalan rusak hahaha :D
Read More
Previous PostOlder Posts Home
Powered by Blogger.