Kalau udah liburan satu minggu kyak gini,, pastilah gak punya
kerjaan. mulai lah aku bongkar2 sesuatu sehingga aku tringat sebuah masa
di SMA dulu, mungkin masih sekitar satu tahun aku meninggalkan SMA,
entah kenapa rasanya rindu sekali jaman2 tersebut, di mana setiap hari
bertemu taman2 yang sama namun mengasyikan, waktu itu aku duduk di dekat
balakang, tepat di belakan nymas dan izzah kalau gak salah, dan di
sebelah ku si tanjung, Tanjung adalah teman pukul-pukulan kalau sudah
datang kumatnya, walau sedikit ehh salah bukan sedikit tapi banyak bego
nya si tanjung ini, tapi dia adalah salah satu anak jenius yang pernah
ku kenal, setiap pelajaran yang mulai membosankan, mulai lah si tanjung
memcari sesuatu untuk di mainkan, kemudian permainan yang paling sering
kami mainkan adalah pukul-pukulan, pertama mulailah ia memukulku duluan,
lalu kami mulai pukul pukulan,, terkadang si tanjung kalau udah
memperhatikan sering menggigiti pulpennya, bukan hanya menggigit tapi
menjilat juga,, jorok kan ? aku pun ketularan gara-gara dia,,dah kembali
lagi ke dalam kelas ,, terkadang ketika semua orang memperhatikan ke
depan aku meneliti berapa orang yang mengikuti kebiasaan tanjung
menggigiti ppulpen,, waaah ternyata banyak juga,, dan ada satu
kesimpulan lagi,, yang gigiti pulpen tersebut kebanyakan yang memang
pintar ,, tapi posisi mengigitnya setiap orang itu berbeda-beda,, tapi
cuman si tanjung yang gigit pulpen atau pinsil sampai basa kali tuh
pulpen dengan ludah nya,, nah setelah selesai meneliti biasanya aku
mulai melihat jam di depan kelas,, jam warna kuning yang kadang-kadang
aku gakbisa baca itu jam berapa karena jarumjamnya tersamar dengan
gambar latar di jam tersebut,, maklum mata saya mulai rabun pada saat
itu, kalau tidak tampak saya terkadang bertanya pada tanjung,tekadang si
tanjung gak nampak , ini lah jam kalau hadiah dari tujubelasan payah
diliat,, dah susah di baca kacanya pun dah pecah namun gak ada yang tau
,, om riski maman mecahin karena nyoba ngelempar bola ke arah papan
tulis eh kenak jam jatuh pecah,, wkwkwkwkwkk,, terkadang di kelas aku
mereset orang-orang yang tidur,, ehh ternyata yang rajin tidur itu di
kelas kal=mu banyakan perempuan ketimbang laki-laki,, haahahha,, memang
bkelas kami ajaib, tidur di kelas pun itu sebenarnya virus dari om aziz
yang menyebar ke seluruh kelas,, kadang-kadang saya juga kalau dah
suntuk kali nengok muka tanjung mending tidur,, ohh iya hampir lupa, ada
lagi penelitian ku di kelas,, ternyata smsan di waktu jam belajar lebih
dahsyat lagi,, saya pernah melihat teman saya, dia melihat kebawah
sekali setelah itu membalas sms dengan cepat dan tanpa melihat tombol
hape seperti sendang memperhatikan guru,, wisss masterkali lah,, kencang
lah, mungkin ini sekilas kalau saya sedang duduk di meja di jam kelas
sekolah,, terkadang guru berbicara saya lebih suka melamun,, walau kalau
melamun pun entah kenapa ngerti juga apa yang di bilang guru tersebut
hehehehe, khayalan saya tentang bagai mana maen basket sepulang sekolah
enak anak sma gak banyak pikiran coba kuliah, beggghhh yang awak pikirin
tugas2 yang yang tak kunjung berhenti mengalir,,, ckckckckck,, dah buat
teman-teman yang baca yang baik boleh di contoh yang buruk tinggal kan
yah.Ketika SMA
Kalau udah liburan satu minggu kyak gini,, pastilah gak punya
kerjaan. mulai lah aku bongkar2 sesuatu sehingga aku tringat sebuah masa
di SMA dulu, mungkin masih sekitar satu tahun aku meninggalkan SMA,
entah kenapa rasanya rindu sekali jaman2 tersebut, di mana setiap hari
bertemu taman2 yang sama namun mengasyikan, waktu itu aku duduk di dekat
balakang, tepat di belakan nymas dan izzah kalau gak salah, dan di
sebelah ku si tanjung, Tanjung adalah teman pukul-pukulan kalau sudah
datang kumatnya, walau sedikit ehh salah bukan sedikit tapi banyak bego
nya si tanjung ini, tapi dia adalah salah satu anak jenius yang pernah
ku kenal, setiap pelajaran yang mulai membosankan, mulai lah si tanjung
memcari sesuatu untuk di mainkan, kemudian permainan yang paling sering
kami mainkan adalah pukul-pukulan, pertama mulailah ia memukulku duluan,
lalu kami mulai pukul pukulan,, terkadang si tanjung kalau udah
memperhatikan sering menggigiti pulpennya, bukan hanya menggigit tapi
menjilat juga,, jorok kan ? aku pun ketularan gara-gara dia,,dah kembali
lagi ke dalam kelas ,, terkadang ketika semua orang memperhatikan ke
depan aku meneliti berapa orang yang mengikuti kebiasaan tanjung
menggigiti ppulpen,, waaah ternyata banyak juga,, dan ada satu
kesimpulan lagi,, yang gigiti pulpen tersebut kebanyakan yang memang
pintar ,, tapi posisi mengigitnya setiap orang itu berbeda-beda,, tapi
cuman si tanjung yang gigit pulpen atau pinsil sampai basa kali tuh
pulpen dengan ludah nya,, nah setelah selesai meneliti biasanya aku
mulai melihat jam di depan kelas,, jam warna kuning yang kadang-kadang
aku gakbisa baca itu jam berapa karena jarumjamnya tersamar dengan
gambar latar di jam tersebut,, maklum mata saya mulai rabun pada saat
itu, kalau tidak tampak saya terkadang bertanya pada tanjung,tekadang si
tanjung gak nampak , ini lah jam kalau hadiah dari tujubelasan payah
diliat,, dah susah di baca kacanya pun dah pecah namun gak ada yang tau
,, om riski maman mecahin karena nyoba ngelempar bola ke arah papan
tulis eh kenak jam jatuh pecah,, wkwkwkwkwkk,, terkadang di kelas aku
mereset orang-orang yang tidur,, ehh ternyata yang rajin tidur itu di
kelas kal=mu banyakan perempuan ketimbang laki-laki,, haahahha,, memang
bkelas kami ajaib, tidur di kelas pun itu sebenarnya virus dari om aziz
yang menyebar ke seluruh kelas,, kadang-kadang saya juga kalau dah
suntuk kali nengok muka tanjung mending tidur,, ohh iya hampir lupa, ada
lagi penelitian ku di kelas,, ternyata smsan di waktu jam belajar lebih
dahsyat lagi,, saya pernah melihat teman saya, dia melihat kebawah
sekali setelah itu membalas sms dengan cepat dan tanpa melihat tombol
hape seperti sendang memperhatikan guru,, wisss masterkali lah,, kencang
lah, mungkin ini sekilas kalau saya sedang duduk di meja di jam kelas
sekolah,, terkadang guru berbicara saya lebih suka melamun,, walau kalau
melamun pun entah kenapa ngerti juga apa yang di bilang guru tersebut
hehehehe, khayalan saya tentang bagai mana maen basket sepulang sekolah
enak anak sma gak banyak pikiran coba kuliah, beggghhh yang awak pikirin
tugas2 yang yang tak kunjung berhenti mengalir,,, ckckckckck,, dah buat
teman-teman yang baca yang baik boleh di contoh yang buruk tinggal kan
yah.
0 comments
Post a Comment